Ada Omicron & PPKM Diperketat, 'Kiamat' Restoran & Maskapai
https://bit.ly/31ck37v
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) memastikan komitmennya untuk mendorong pengembangan teknologi dalam memproduksi obat-obatan termasuk melalui pengembangan teknik bioteknologi.
Direktur Utama Kalbe Farma, Vidjongtius menyebutkan pentingnya kolaborasi pemerintah, industri farmasi dan akademisi dalam pengembangan teknologi bioteknologi sehingga bisa mendorong peningkatan kualitas dan jenis obat. Selain itu pendanaan juga menjadi bagian penting untuk menopang riset Bioteknologi.
KLBF mempersiapakan dana riset pengembangan Bioteknologi Rp 250 miliar – Rp 500 miliar setiap tahun. Lalu Seperti apa rencana pengembangan riset obat di KLBF? Selengkapnya simak dialog Daniel Wiguna dengan Direktur Utama Kalbe Farma, Vidjongtius dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 29/11/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT