Bank Indonesia resmi meluncurkan instrumen operasi moneter Term Deposit Valuta Asing Devisa Hasil Ekspor (TD Valas DHE) guna mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat perekonomian domestik
Advisor Treasury & Capital Market Bank BJB, Jhon Habibie Barus melihat aturan TS Valas DHE akan berdampak pada penambahan likuiditas valas di dalam negeri. Sehingga untuk menjaga stabilitas Rupiah maka yang terpenting menjaga fundamental domestik.
Sementara terkait dampak perlambatan ekonomi China dan resesi Eropa ke Indonesia dan Rupiah, Ekonom PT Bahana TCW Investment Management, Emil Muhamad menekankan pentingnya respon bank sentral dalam menjaga inflasi sekaligus menjaga pertumbuhan.
Seperti apa ekonom melihat upaya BI menjaga Rupiah? dan bagaimana efek gejolak dunia & tahun politik terhadap ekonomi RI dan mata uang Garuda? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Advisor Treasury & Capital Market PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), Jhon Habibie Barus dan Ekonom PT Bahana TCW Investment Management, Emil Muhamad dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 13/06/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT