Ketidakpastian Global Bikin Investasi Tertahan, Lifting Migas RI Anjlok
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Realisasi lifting minyak dan gas RI sepanjang H1-2022 masih jauh di bawah target yakni sekitar 87% sebesar 614,2 ribu barel per hari (BOPD) untuk minyak dan 532 juta kaki kubik kaki per hari (BSCFD) atau 92% untuk gas.
Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas) menyebutkan kondisi lapangan migas RI yang sudah tua membutuhkan tambahan investasi dan teknologi untuk menggenjot produksi, sementara dunia sedang dilanda ketidakpastian sehingga investor cenderung menahan investasi.
Seperti apa pelaku usaha melihat kondisi lifting dan tantangan investasi sektor migas? Selengkapnya simak dialog Dian Mirza dengan Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas), Moshe Rizal dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 18/07/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT