Berita lainnya:
Tito Teken Instruksi Prokes, Ingatkan Bupati Cs Bisa Dicopot!
https://bit.ly/3pDOH1o
Head of Investment & Research BNI Asset Management, Yekti Dewanti menilai pada posisi IHSG di level 5.500 saat ini, mendorong investor ritel dan institusi untuk melakukan aksi ambil untung. Meskipun demikian, kuatnya aliran modal asing masih mampu mendorong penguatan indeks dalam jangka menengah.
Selain itu, Yekti juga melihat adanya pergeseran alokasi aset kelas ke aset yang lebih berisiko seperti pasar saham. Dimana IHSG diproyeksi akan menyentuh level 6.000 di tahun depan sangat terbuka ditopang meredanya ketidakpastian pasar global serta besarnya peluang stimulus fiskal di masa mendatang.
Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Head of Investment & Research BNI Asset Management, Yekti Dewanti dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Rabu, 18/11/2020)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT