Likuiditas Melimpah Tapi Penyaluran Kredit Lemah, Ini Penyebabnya
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Baru Belajar Investasi Saham? Yuk Kenalan dengan Indeks LQ45
Link: http://bit.ly/2M4aPTr
Chief Economis Bank CIMB Niaga, Adrian Panggabean menyebutkan saat ini likuiditas perbankan sudah mencapai 2 kali lipat dibanding tahun 2019. Namun demikian intermediasi perbankan untuk menyalurkan kredit tidak terjadi karena disebabkan oleh lemahnya permintaan kredit di tengah pelemahan ekonomi. Selain itu tingginya restrukturisasi menimbulkan efek pada peningkatan upaya Lembaga keuangan untuk menjaga kualitas asset sehingga lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit.
Diproyeksipada 2021 ini pertumbuhan kredit hanya berkisar 2% saja. Seperti apa faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit di tengah pandemi? Selengkapnya simak dialog Erwin Surya Brata dengan Chief Economis Bank CIMB Niaga, Adrian Panggabean dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 21/01/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT