Wednesday, 24 June, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Minta Maaf Tapi Tambah Buat Netizen Emosi

Minta Maaf Tapi Tambah Buat Netizen EmosiУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5

#tribuntimur #tribunviral #irianajokowi
Minta Maaf Tapi Tambah Buat Netizen Emosi

TRIBUN-TIMUR.COM - Tak cukup 1X24 jam setelah unggahannya viral dan buat Gibran Rakabuming juga Kaesang Pangarep bereaksi, Kharisma Jati meminta maaf.

Permohonan maaf itu dia unggah di akun Facebooknya dan dibagikan secara meluas.

Namun isi dari permintaan maaf itu justru tambah bikin netizen emosi.

Sebab ia menolak meminta maaf pada pendukung rezim Presiden Jokowi dengan mengatakan jika dirinya bukan penjilat.

Sebelumnya melalui akun Twitter @KoprofilJati ia memposting foto Iriana Jokowi bersama ibu negara Korea Selatan Kim Keon Hee, sambil menuliskan keterangan menghina yang menggambarkan percakapan antara pembantu dan majikan.

Tindakannya itu langsung viral, namanya trending Twitter pada Jumat kemarin.

Berikut isi surat permohonan maafnya

“Surat Terbuka Permintaan Maaf

Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berserta seluruh Keluarga Besar Kepresidenan.

Dengan ini saya, Kharisma Jati, meminta maaf kepada Keluarga Besar Presiden RI atas unggahan saya di media sosial yang menyinggung perasaan anggota keluarga Bapak Presiden Joko Widodo, termasuk kerabat, staf, dan pejabat di lingkungan kepresidenan.

Permintaan maaf ini saya nyatakan dengan tulus dari lubuk hati yang paling dalam, tanpa unsur keterpaksaan maupun kepura-puraan.

Dan jika dari pihak terkait bermaksud mengadakan tuntutan hukum maka saya akan menerima dengan lapang dada atas segala hukuman yang adil dan setimpal.”

“Namun tidak ada sedikitpun permintaan maaf saya terhadap para pendukung fanatik rezim ini, yang merasa bisa berbuat sesukanya sendiri tanpa mengindahkan moral dan etika, karena saya bukan penjilat, pembeo, maupun perundung, dan tidak sedikitpun saya membenarkan perbuatan semacam itu.

Framing, fitnah, dan ujaran kebencian yang mereka buat hanya mencerminkan arogansi dan kemunafikan mereka.

Demikian surat terbuka ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun.”

Video Editor : Asriadi
Host : I Luh Devi Sania
Narator : Wa Ode Nurmin

(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/

Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111

Мой аккаунт