MTI Sebut Warga Kurang Mampu Jangan Maksa Buat SIM
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Untuk mendapat SIM, kini calon pengemudi wajib menyertakan sertifikat sekolah mengemudi. Tentunya, biaya untuk mengikuti sekolah ini tidak murah. Lantas apakah hal tersebut akan menjadi hambatan bagi calon pengemudi?
Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Djoko Setijowarno mengatakan seandainya tidak mampu jangan dipaksakan, karena hal ini tidak ada kaitannya dengan kemampuan finansial seseorang. Orang yang berhak mendapat SIM harus disesuaikan dengan kompetensi yang dimiliki.
Simak diskusi diskusi Shinta Zahara dengan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Djoko Setijowarno di Program Autobizz CNBC Indonesia, Selasa (04/07/2023).