У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya:
Omicron Makan Korban, Bursa Asia Berguguran
https://bit.ly/3oRKitB
Penelitian di Universitas Oxford menyatakan penggunaan dua dosis vaksin Oxford Astrazeneca atau Pfizer Biontech secara substansial kurang efektif dalam menangkal Omicron dibandingkan dengan varian virus Corona sebelumnya.
Dalam sebuah studi baru para peneliti menguji sampel darah manusia 28 hari setelah dosis kedua vaksin tersebut diberikan terhadap varian Omicron. Mereka mengatakan ada penurunan substansial pada antibodi yang melawan Covid-19 dibandingkan dengan respons imun yang terlihat terhadap varian sebelumnya.
Simak informasi selengkapnya dalam program Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 14/12/2021) berikut ini. Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT