Pasokan Gas RI Melimpah Tapi LPG Masih Impor, Apa Penyebabnya?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji mengungkapkan masa depan cerah bagi produksi gas bumi Tanah Air yang saat ini 68% digunakan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Sejumlah proyek lifting gas terus dipercepat proses eksplorasi dan produksi sehingga dapat menjadi harapan peningkatan lifting gas RI yang saat ini mencapai 5.400 BOEPD. Namun demikian kondisi kilang gas yang belum memadai untuk memproduksi LPG membuat RI masih harus mengimpor LPG meski pasokan gas melimpah.
Seperti apa potensi produksi gas RI? dan bagaiman dampaknya bagi impor LPG? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 10/10/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT