New Normal disebut Managing Director Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto belum akan memaksimalkan kegiatan ekonomi di pusat belanja telah berdampak pada turunnya pendapatan para tenant, sehingga Sinar Mas telah melakukan sejumlah relaksasi kepada tenant dengan memberi keringanan biasanya sewa dan pemangkasan 50% service charge serta memberikan perpanjangan cicilan.
Namun demikian, berkurangnya revenue dari biaya sewa tenant ini juga menekan cash flow perusahaan, sehingga Sinar Mas melakukan perbaikan pengelolaan keuangan dengan tidak terlalu agresif melakukan ekspansi hingga pengajuan restrukturisasi pinjaman keperbankan seiring dengan menurunnya pendapatan dari sisi sewa gerai.
Seperti apa strategi SInar Mas menghadapi tekanan revenu di masa PSBB? Selengkapnya saksikan dialog Erwin Surya Brata dengan Managing Director Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 10/06/2020)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision ch 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/