Perusahaan pembangkit listrik swasta di Indonesia asal Amerika Serikat (AS) yakni PT ThorCon Power Indonesia berencana akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia yang ditargetkan untuk bisa beroperasi pada tahun 2030 mendatang.
Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN, Rohadi Awaludin menyambut baik rencana pembangunan PLTN oleh pihak swasta sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan energi bersih di Indonesia. Reaktor nuklir itu rencananya dibuat di atas galangan kapal di Korea Selatan sebelum berlabuh di Pulau Gelasa, Kepulauan Bangka-Belitung.
Sementara Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Bapetan, Haendra Subekti mengungkapkan PT ThorCon Power Indonesia telah melakukan konsultasi pra perijinan dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Diharapkan hal ini juga bisa mendorong investor lain untuk mengembangkan PLTN
Seperti apa rencana pembangunan PLTN Pertama RI? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Rohadi Awaludin dan Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Haendra Subekti dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 30/10/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT