Produktivitas Tambak Dibawah 100 ton/Ha, Tantangan Industri Garam RI
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita Lainnya: Pemda Diminta Serahkan Izin Usaha Pertambangan ke Pusat
Link: https://bit.ly/2KbRFKy
Direktur Utama PT Garam (Persero), Achmad Ardianto menyebutkan Indonesia berpotensi untuk memaksimalkan produksi garam nasional, meskipun masih banyak tantangan terkait upaya meningkatkan produktivitas tambah garam yang masih dibawah 100 ton/hektar sementara kompetitor seperti Australia sudah mencapai 300 ton/hektar.
Rendahnya produktivitas tambak ini menurut Achmad Ardianto disebabkan metode pertanian garam RI yang masih bernuansa tradisional selain itu pemanen garam RI hanya 4-5 bulan. Seperti apa hambatan produksi garam nasional? Selengkapnya saksikan dialog Aline Wiratmaja dengan Direktur Utama PT Garam (Persero), Achmad Ardianto dalam Power Lunch , CNBC Indonesia (Jum’at, 11/12/2020)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT