Pemerintah memutuskan untuk menggeratiskan pungutan Ekspor Sawit Hingga 31 Agustus 2022 sebagai upaya mendorong percepatan ekspor sekaligus meningkatkan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani.
Menteri Perindustrian Periode 2014-2016, Saleh Husin mengatakan penghapusan sementara pungutan ekspor yang masuk ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) bisa mendorong ekspor. Meeski demikian berbagai hambatan terkait keterbatasan angkutan kapal hingga persoalan syarat ekspor utamanya bagi pengusaha kecil.
Sementara Direktur Keuangan Sawit Sumbermas Sarana, Jap Hartono juga menyebutkan konsisten kebijakan menjadi kunci terhadap peningkatan ekspor agar tidak mengganggu pasar.
Seperti apa hambatan pengusaha sawit menggenjot ekspor CPO saat pungutan ekspor sawit digeratiskan? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Direktur Keuangan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), Jap Hartono dan Menteri Perindustrian Periode 2014-2016/Managing Director Sinarmas, Saleh Husin dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 21/07/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT