Data Badan Geologi-Kementerian ESDM pada Desember 2020 menunjukkan total potensi energi panas bumi Indonesia diperkirakan mencapai 23,7 GW dan menjadi yang kedua terbesar di dunia atau menyimpan 40% cadangan panas bumi dunia.
Ketua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia (API), Julfi Hadi mengatakan Indonesia sebagai negara geothermal yang masuk dalam rangkaian pegunungan api (ring off fire) menyimpan potensi besar energi panas bumi.
Hanya saja pemanfaatannya masih sangat sedikit dan lambat, dari potensi hampir 24 GW baru 2,4 GW yang digunakan bahkan dalam 4 tahun baru bertambah 300 MW. Dimana Kondisi ini tidak lepas dari sisi keekonomian yang belum mampu menarik investasi.
Diharapkan momentum transisi energi dan update teknologi eksplorasi bisa menjadi peluang ditawarkan oleh API untuk mengupdate bisnis model yang lebih menarik investasi agar dapat masuk ke sektor geothermal.
Seperti apa tantangan & upaya mendorong peningkatan investasi sektor panas bumi? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Ketua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia (API), Julfi Hadi dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 18/03/2024)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT