Pemerintah Jokowi terus mendorong hilirisasi mineral tambang sebagai jalan bagi pengembangan ekosistem industri baterai listrik di Indonesia.
Director Australia Battery Society, Neeraj Sharma memandang besarnya potensi mineral menjadikan peluang RI untuk meraih posisi sebagai produsen baterai listrik. Meski demikian Indonesia masih membutuhkan sejumlah bahan lain untuk memproduksi EV battery, salah satunya Lithium.
Guna memastikan ketercukupan Lithium, RI dapat menggandeng negara lain seperti Australia. Lalu Seperti apa potensi kerjasama RI dengan negara tetangga seperti Australia untuk mendukung produksi baterai listrik? Selengkapnya saksikan dialog Shafinaz Nachiar dengan Director Australia Battery Society, Neeraj Sharma dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum’at, 17/02/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT