Pemerintah India tengah memaksimalkan produksi energi di tengah ancaman krisis listrik dan peningkata kebutuhan industri. Hal ini menjadi potensi bagi Indones untuk memaksimalkan supply batu bara ke negeri Bollywood.
Ketua Umum Aspebindo, Anggawira berharap pasokan batu bara Indonesia dari Sumatera berpeluang meningkatkan ekspor batu bara ke India.
Senada dengan Aspebindo, Ekonom Bank Mandiri, Dendi Ramdani juga menyebutkan lonjakan permintaan India mampu mengerek harga batu baru saat ini meski sesaat. Diproyeksi harga batu bara masih berpeluang melemah.
Seperti apa dampak permintaan batu bara India terhadap Idnoensia dan harga batu bara? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (Aspebindo), Anggawira dan VP for Industry and Regional Research Bank Mandiri, Dendi Ramdani dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Rabu, 22/02/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT