Ringgit Malaysia Nelangsa, Efek Dari Kenaikan Suku Bunga?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Mata uang Ringgit Malaysia terus melemah bahkan mencapai level terendahnya dalam 5 tahun terakhir. Anjloknya ringgit menyebabkan aset-aset Malaysia menderita tahun ini karena melonjaknya suku bunga AS.
Menurut Enrico Tanuwudjaja Head of Economic & Research UOB Indonesia, ada perbedaan suku bunga antara The Fed dan bank sentral. Perekonomian Malaysia juga melambat hingga meningkatnya hutang rumah tangga serta sektor eksternal seperti pariwisata.
Dharma Setiawan VP Treasury Global Market Bank Mega mengatakan kinerja ekonomi di dalam negeri Malaysia juga mempengaruhi pelemahan Ringgit.
Senada dengan hal tersebut, Equity Analyst CNBC Indonesia Research Reza Ilham Taufani mengatakan adanya perlambatan ekonomi China yang menjadi tujuan ekspor Malaysia dan suku bunga The Fed.
Selengkapnya saksikan dialog Syarifah Rahma bersama Enrico Tanuwudjaja Head of Economic & Research UOB Indonesia, Equity Analyst CNBC Indonesia Research Reza Ilham Taufani dan Dharma Setiawan VP Treasury Global Market Bank Mega di Program Closing Bell CNBC Indonesia, Selasa (07/11/2023).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau ios.
Follow us on social:
Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/cnbcindonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
Https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38bytjx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT