Rumah Subsidi Bakal Naik 7%, Warga Makin Susah Dapat Rumah?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Pamerindo Dukung 2 Program Pameran B2B untuk Industri
https://bit.ly/3fQwiP3
Kementerian PUPR disebut Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) telah menyampaikan potensi kenaikan harga rumah subsidi sebesar 6-7% imbas kenaikan harga bahan bangunan dan harga BBM.
Sementara Konsultan Properti, Anton Sitorus menilai Naiknya harga subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekitar 6-7% tidak signifikan sehingga diharapkan masih dapat terjangkau oleh masyarakat.
Seperti apa potensi kenakan harga rumah subsidi? dan apa dampaknya bagi keterjangkauan pembeli? Selengkapnya simak dialog Savira Wardoyo dengan Sekretaris Jenderal DPP Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Daniel Djumali dan Konsultan Properti, Anton Sitorus dalam Property Point , CNBC Indonesia (Rabu, 09/11/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT