Berita Lainnya: Dituding Curi Gol Ronaldo, Adidas Ungkap Canggihnya Al Rihla
Link: https://bit.ly/3AWGlcE
Direktur Ashmore AM, Steven Satya Yudha menilai, Bank Indonesia sudah menerapkan kebijakan yang front loaded dan preemptive dalam menjaga stabilitas Rupiah.
Meski Rupiah masih loyo dikisaran Rp 15.700-an per Dolar AS namun investor melihat interest rate differential (IRD) The Fed dan BI rate masih cukup rendah. Sehigga diperlukan penyesuaian suku bunga BI agar mampu menjaga daya tarik pasar domestik.
Seperti apa pasar melihat upaya BI menjaga daya tarik Rupiah dan pasar dalam negeri? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Direktur PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR), Steven Satya Yudha dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 30/11/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT