Rupiah Terus Tertekan, Akankah BI Kerek Suku Bunga Lagi?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga sebesar 25 Bps menjadi 6%. Meski diluar ekspektasi pelaku pasar, keputusan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang terus mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Treasury Sales Head Bank Mega Mochammad Hasmi, kebijakan soal bunga acuan BI dinilai tepat karena menjadi upaya stabilitas nilai tukar rupiah meski inflasi masih terkendali.
Sedangkan Head of Treasury Bank Commonwealth Yuriadi Sulastomo mengatakan pelemahan rupiah yang terjadi saat ini lebih disebabkan faktor eksternal. Lantas apakah BI perlu menaikkan suku bunga lagi?
Selengkapnya saksikan diskusi Aneke Wijaya bersama Treasury Sales Head Bank Mega Mochammad Hasmi dan Head of Treasury Bank Commonwealth Yuriadi Sulastomo dalam segmen Money Talk di Program Power Lunch CNBC Indonesia, Kamis (26/10/2023).
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau ios.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/cnbcindonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
Https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38bytjx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT