Berita lainnya:
Berkat Sri Mulyani, BI Tak Perlu Buru-buru Naikkan Bunga
https://bit.ly/3lCVEiD
Tren suku bunga acuan Bank Sentral yang tengah terjadi dinilai Chief Economist & Investment Strategist Manulife AM, Katarina Setiawan akan berlangsung dalam jangka pendek. Sementara jangka menengah Bank Sentral tidak dapat terus agresif mengerek naik suku bunga karena dapat menekan momentum pemulihan ekonomi.
Di masa ini, investor masih mengamankan dana ke safe heaven yakni pada aset berdenominasi dollar AS serta ke pasar modal di negara yang menawarkan imbal hasil cukup baik, termasuk Indonesia.
Seperti apa ekonom melihat arah pergerakan pasar di era inflasi dan suku bunga tinggi? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Asset Management Indonesia, Katarina Setiawan dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 24/05/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT