Saturday, 08 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

SHORT | Presiden Prancis Sebut Rusia Harus Kalah Perang, tapi Tak Targetkan Kekalahan Total

SHORT | Presiden Prancis Sebut Rusia Harus Kalah Perang, tapi Tak Targetkan Kekalahan TotalУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5

#tribuntimur #tribunviral #rusiavsukraina #macron #shorts

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Prancis, Emmanuel Macron menegaskan, Rusia harus mengalami kekalahan perang di Ukraina.

Namun, ia tidak ingin menghancurkan Rusia di tanahnya sendiri.

Kepala Negara Prancis mendesak negara-negara Barat untuk meningkatkan dukungan militer untuk Kyiv.

Ia juga mengatakan siap menghadapi perang yang berkepanjangan.

Macron ingin Rusia dikalahkan di Ukraina.

Sehingga Ukraina dapat mempertahankan posisi dan wilayah yang semestinya.

“Saya ingin Rusia dikalahkan di Ukraina dan saya ingin Ukraina dapat mempertahankan posisinya,” katanya.

Ungkapan itu disampaikan Maceon saat para pemimpin dunia berkumpul di Konferensi Keamanan Munich 2023, Jerman.

Kendati begitu, ia tak ingin menargetkan kekalahan total Rusia.

Apalagi menyerang Rusia di tanahnya sendiri.

“Saya tidak berpikir, seperti yang dilakukan beberapa orang, bahwa kita harus menargetkan kekalahan total Rusia, menyerang Rusia di tanahnya sendiri,” kata Macron.

Ditandaskan Kepala Negara, Prancis tidak memiliki dan tidak pernah memiliki tujuan untuk menghancurkan Rusia.

“Itu tidak pernah menjadi tujuan Prancis dan tidak akan pernah menjadi tujuan kami,” tukasnya.

Pada akhirnya Macron tidak segan-segan menyebut pembicaraan damai sebagai tujuan akhirnya.

Presiden Macron menyarankan bahwa upaya militer Ukraina, yang didukung oleh sekutu, adalah satu-satunya cara untuk membawa Rusia kembali ke meja perundingan dan membangun perdamaian abadi.

Terlepas dari komentar Macron, negosiasi dengan Rusia adalah prospek yang hampir tidak terpikirkan bagi para pemimpin Ukraina.

Pada hari Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyambut baik keputusan untuk tidak mengundang Moskow ke konferensi Munich.

Menurutnya, para pemimpin Rusia tidak boleh diundang ke meja perundingan selama Rusia membunuh, menggunakan bom, misil, dan tank sebagai argumen untuk politik internasional.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak merencanakan pembicaraan langsung dengan Vladimir Putin.

Ia bersikeras tidak ada “kepercayaan” di antara para pihak.

Zelensky juga menolak gagasan menyerahkan wilayah untuk mencapai kesepakatan damai dengan Moskow.

Editor : Muhamad Asrul
Sumber : Tribunnews

(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/

Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111

Мой аккаунт