Где искать: по сайтам Запорожской области, статьи, видео ролики
пример: покупка автомобиля в Запорожье
#tribuntimur #tribunviral #tragedi #stadionkanjuruhanmalang #brimob
SHORT Puluhan Brimob Teriak teriak saat Komandannya Disidang Kasus Tragedi Kanjuruhan
TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang jaksa di Pengadilan Negeri Surabaya mengaku terintimidasi oleh puluhan anggota Brimob Polda Jatim saat sidang kasus Tragedi Kanjuruhan beberapa hari lalu.
Rahmad Hari Basuki mengaku saat hendak masuk ke ruang sidang, ia malah merasa diteraiki oleh anggota Brimob.
Mereka berteriak-teriak setiap kali perangkat sidang hendak masuk ruang sidang.
Bentuk intimidasi pertama ia dapatkan ketika ia berjalan masuk ruang Cakra dan diblokade puluhan anggota Brimob.
Setelah masuk ruang sidang, Hari lalu mengatakan ke penasihat hukum tiga terdakwa, jika ia akan melaporkan bentuk intimidasi tersebut.
Kericuhan tidak berhenti ketika Hari berhasil masuk ruang sidang. Ketika saksi masuk ruang sidang juga diteriaki kata-kata brigade.
Aksi tersebut terus dilakukan bahkan saat tiga terdakwa Tragedi Kanjuruhan kembali dibawa masuk oleh petugas ke Ruang Cakra.
Ketiga terdakwa tersebut adalah eks Danki 1 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, eks Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto dan eks Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.
Satpam kemudian menegur ulah Brimob ini. Tapi hal tersebut tak dihiraukan. Akhirnya satpam mengusir Brimob pergi dari depan ruangan
Tidak jelas maksud puluhan anggota Brimob ini teriak di depan ruang sidang.
Hanya saja, menurut sumber, kata-kata brigade itu digaungkan untuk memberikan semangat.
Sementara itu, Kompol Mohammad Fakih Kasi Humas Polrestabes Surabaya ketika dikonfirmasi mengatakan, teriakan itu bukan bermaksud untuk menganggu jalannya persidangan.
Ia justru menjelaskan hal tersebut bagian penerapan pengamanan model pagar betis. Sebab, diprediksi sidang kali ini dihadiri pengunjung lebih banyak dari biasanya.
Sementara itu, Anak Agung Gde Pranata selaku Humas PN Surabaya mengakui sempat mendengar teriakan-teriakan itu.
Untuk mengantisipasi hal serupa tidak terulang, pihaknya meminta semua pihak selama berada di lingkungan PN mentaati tata tertib terkait menjaga ketenangan. Baik di dalam maupun di luar sidang.
Video Editor : Asriadi
Host : I Luh Devi Sania
Narasi : Waode Nurmin
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111