Berita Lainnya: Gak Cuma Jakarta, Tetangga RI Ini Juga Waspada Banjir!
Link: https://bit.ly/3Mg0cbl
Lonjakan harga komoditas mampu menopang perekonomian negara-negara pengekspor komoditas seperti Indonesia menghadapi gejolak ekonomi dunia sepanjang 2022. Namun demikian dampak perlambatan ekonomi dan ancaman resesi global dikhawatirkan akan menekan daya tahan ekonomi RI di masa mendatang.
Dekan FEB UI, Teguh Dartanto menilai kondisi stagflasi yang mengancam negara maju akan berdampak pada penuruan permintaan global sehingga akan menekan kinerja ekspor Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya sehingga era "windfall komoditas” akan berakhir dan harus dimitigasi.
Seperti apa antisipasi yang harus dilakukan RI hadapi dampak stagflasi ancaman stagflasi global dan potensi berakhirnya windfall komoditas? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Asia-Pacific Chief Economist S&P Global Market Intelligence, Rajiv Biswas dan Dekan FEB UI, Teguh Dartanto dalam Closing Bell , CNBC Indonesia (Jum’at, 07/10/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT