Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persada mengungkapkan adanya bahaya terhadap serangan situs negara seperti Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang tengah terjadi.
Pratama menilai kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan sistem keamanan di tengah perkembangan teknologi digitalisasi dan kian canggihnya kemampuan peretasan para hacker.
Selain itu kurangnya sinergi dan kolaborasi antar K/L terkait keamanan data/siber mulai dari Kominfo, Kemhan, BSN hingga Badan Siber Polri menjadi tantangan bagi penguatan keamanan siber RI.
Seperti apa bahaya hacker situs pemerintah? apa saja persoalan keamanan data RI yang harus dilakukan untuk mengtasi persoalan keamanan data? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowod dengan Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persada dalam Profit, CNBC Indonesia (Jum’at, 03/11/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT