Berita Lainnya: Market Cap BCA Naik Rp 10 T, Unilever Bangkit Salip Astra
Link: https://bit.ly/3opWUX4
Sejak akhir tahun 2020, dua perusahaan Minyak dan Gas (Migas) asing diantaranya Total dan Petronas mulai menutup bisnis ritelnya yakni Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia.
Anggota Dewan Energi Nasional, Eri Purnomohadi menjelaskan setidaknya ada beberapa alasan utama mulai hengkangnya SPBU ritel asing tersebut. Salah satunya sebab keberadaan SPBU Pertamina yang memiliki jumlah yang banyak, akses merata dan masih menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Ia juga menjelaskan alasan lain dari hengkangnya bisnis ritel SPBU asing tersebut, apa saja? Selengkapnya simak dialog Erwin Surya Brata dengan Anggota Dewan Energi Nasional, Eri Purnomohadi di Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 17/05/2021)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT