Meski ditutup menguat 0,33% ke level 6.886 di akhir pekan ini, Jum'at 922/07), Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksi dalam jangka pendek rawan terkoreksi seiring dengan masih bergulirnya sentimen rilis hasil FOMC dan kebijakan suku bunga Th Fed. Sementara untuk jangka menengah IHSG cenderung sideways dan berpotensi rebound di akhir 2022.
Selain itu kinerja emiten Q2-2022 akan menjadi sentimen dalam waktu dekat yang diproyeksi bisa mendongkrak kinerja IHSG khususnya sektor tambang dan perbankan.
Seperti apa analisis pergerakan IHSG hingga akhir 2022? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Head of Research Analyst Sucor Sekuritas, Adrianus Bias dan Analis MNC Sekuritas, Aqil Triyadi Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum’at, 22/07/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT