Tembus Rp 15.000/USD, BI Siapkan “Jurus” Jaga Rupiah
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Posisi Rupiah pada perdagangan Rabu (27/07) kembali tertekan dan melemah 0,15% ke Rp 15.018 per Dollar AS di tengah sentimen agresivitas kenaikan suku bunga The Fed.
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia, Edi Susianto menyebutkan pelemahan Rupiah sebagai bagian dari fenomena global seiring dengan koreksi mata uang global utamanya emerging market. BI optimistis stabilitas Rupiah masih terjaga ditopang fundamental ekonomi kuat didukung strategi menjaga kesimbangan supply dan demand valas melalui triple intervention.
Seperti apa startegi BI menjaga stabilitas Rupiah? Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran dengan Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia, Edi Susianto dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 27/07/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT