Pemerintah Rusia disebut menarik diri dari perpanjangan kesepakatan biji-bijian Laut Hitam atau Black Sea Grain Initiative dengan Ukraina karena kesepakatan sebelumnya tidak berjalan semestinya.
Managing Editor CNBC Indonesia, Sefti Oktarianisa menyebutkan kesepakatan biji-bijian Laut hitam ini erat kaitannya bagi kelancaran pasokan pangan dari Ukraina sebagai pengekspor utama pangan seperti jagung, gandum hingga minyak bunga matahari.
Sementara Economist CNBC Indonesia Research, Maesaroh melihat perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan telah menyebabkan gangguan rantai pasok pangan dunia, sehingga kondisi ini bisa menimbulkan kekhawatiran terhadap akses pangan global dan ancaman kelaparan di Afrika meluas.
Selengkapnya simak ulasan Syarifah Rahma dengan Managing Editor CNBC Indonesia, Sefti Oktarianisa dan Economist CNBC Indonesia Research, Maesaroh dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 19/06/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT