Berita Lainnya: 1 Korban Meninggal di PLTP Dieng, Ini Tindak Lanjut Geo Dipa
Link: https://bit.ly/3Jdu7OM
Keputusan The Fed terkait arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serita tengah dinanti pelaku pasar di tengah lonjakan inflasi negeri Paman Sam.
Chief Economist Bank Syariah Indonesia, Banjaran Surya Indrastomo berpandangan bahwa ekspektasi pasar jauh lebih tinggi dari proyeksi kenaikan Fed Funds Rate antara 25-50 bps di Maret 2022. Diperkirakan kebijakan suku bunga The Fed selain mempertimbangkan lonjakan inflasi juga menimbang efek perang Rusia-Ukraina.
Seperti apa pelaku pasar melihat arah kebijakan BI menyikapi kebijakan The Fed? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), Banjaran Surya Indrastomo dan Head of Fixed Income Sucorinvest Asset Management, Dimas Yusuf dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 14/03/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT