Nilai tukar Rupiah masih dalam tren pelemahan dan terpantau terkoreksi 0,23% di level RP 15.025/USD pada perdagangan Senin, (26/06).
Treasury & Global Market Head Sales Bank Mega, Donny Lukito menilai pelemahan mata uang Garuda tidak lepas dari dampak sentimen kembali hawkishnya The Fed.
Senada dengan Donny, Chief Economist Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian melihat potensi kenaikan suku bunga acuan The Fed. Namun demikian potensi penurunan suku bunga global di 2024 diharapkan mampu menjadi sentimen bagi penguatan Rupiah. Seperti apa pelaku pasar melihat arah pergerakan Rupiah?
Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Treasury & Global Market Head Sales PT Bank Mega Tbk (MEGA), Donny Lukito dan Chief Economist Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 26/06/2023). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT