The Fed Masih Hawkish, Waspada Pelemahan Rupiah Berlanjut?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya
Negara Chaos! Presiden Sri Lanka Kabur ke Singapura
https://bit.ly/3AMOBwq
Nilai tukar Rupiah terus melemah dan sempat menembus level Rp 15.000 per Dollar AS seiring dengan tingginya tekanan imbas kenaikan suku bunga acuan The Fed. Diproyeksi depresiasi Rupiah masih akan berlanjut mengingat aksi normalisasi moneter The Fed masih berlangsung.
Tim Riset CNBC Indonesia, Putu Agus Pransuamitra menilai koreksi nilai tukar Rupiah masih sangat wajar mengingat kenaikan FFR sudah diproyeksi pasar. Selain itu dampak hawkish The Fed dalam jangka Panjang diharapkan
Seperti apa dampak gejolak global terhadap arah pergerakan Rupiah? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dan Shafinaz Nachiar dengan Tim Riset CNBC Indonesia, Putu Agus Pransuamitra dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 14/07/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT