Langkah Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan ke level 3,75% disebut Head of Asia Pacific Sovereigns Fitch Ratings, Stephen Schwartz cukup mengejutkan, Namun mengingat tingkat inflasi RI yang sangat rendah yang di proyeksi belum akan naik signifikan dalam beberapa tahun mendatang cukup memberi ruang bagi BI untuk menurunkan BI7DRR.
Schwartz juga menilai bahwa BI telah mengambil kebijakan nonkonvensional yang kuat dengan melakukan quantitative easing hingga monetisasi utang dan burden sharing di tengah pandemi. Namun demikian BI harus mampu meyakinkan investor bahwa bank sentral tetap mampu mempertahankan kredibilitas kebijakannyanya agar tidak memberikan sentimen negatif ke pasar dan menciptakan masalah pada nilai tukar.
Seperti apa Fitch melihat kebijakan moneter RI di masa pandemi? Selengkapnya saksikan dialog Erwin Surya Brata dengan Head of Asia Pacific Sovereigns Fitch Ratings, Stephen Schwartz dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis,26/11/2020)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikma
ti melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT