Waspada Stagflasi di Asia Efek Perang Rusia-Ukraina!
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Berita lainnya:
Warning Terbaru Biden ke Rusia: Putin Salah, Kami Sudah Siap
https://bit.ly/3HzPNDj
Morgan Stanley menilai Lonjakan sejumlah harga komoditas di tengah sentimen ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina jika berlangsung lama dan berkelanjutan akan mendorong risiko penurunan ekonomi kawasan Asia 25-50 bps.
Menilik proyeksi Risiko stagflasi kawasan Asia ini, Researcher CNBC Indonesia, Hidayat Setiaji menyebutkan bahwa kondisi ini terjadi imbas harga energi dan bahan baku ikut terkerek naik sehingga inflasi melonjak dan memaksa Bank snetra menaikkan suku bunga dan menjadikan pertumbuhan ekonomi melambat.
Seperti apa analisis risiko stagflasi? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Researcher CNBC Indonesia, Hidayat Setiaji dalam Profit CNBC Indonesia (Rabu, 02/03/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT