Badan Pusat Statistik mencatat kinerja nilai ekspor mencapai USD 24,80 Miliar atau Turun 10,99% (mtm) atau naik 20,28% (yoy). Direktur Statistik Distribusi BPS, Efliza menyebutkan turunya permintaan global dan fluktuasi harga komoditas utamanya CPO menjadi penekan ekspor meskipun komoditas lain seperti nikel mampu menopang kinerja ekspor RI.
Sementara Ekonom UI, Telisa Falianty menyebutkan ekspor non-migas yakni dari sektor industri mampu menjadi penopang kinerja ekspor RI.
Seperti apa potensi RI mendorong ekspor di tengah perlambatan harga komoditas? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Direktur Statistik Distribusi BPS, Efliza dan Ekonom UI, Telisa Falianty dalam Closing Bell , CNBC Indonesia (Senin, 17/10/2022)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT