Blue Pitviper (Trimeresurus insularis)
Sunda Pit Viper
Berbisa Tinggi dan Berbahaya
Suku : Viperidae
Anak Suku : Crotalinae
Marga : Trimeresurus
Spesies : Trimeresurus insularis
Panjang Maksimum : 93cm
Kontribusi pada ekosistem : Menjaga keseimbangan burung, tikus dan tikus pohon. Individu muda biasanya memangsa kodok atau kadal.
Bahaya bagi manusia: Ular ini merupakan salah satu spesies Ular Beludak yang memiliki bisa tidak terlalu kuat dibandingkan yang lainnya, jika dibandingkan kekuatannya kurang lebih setara dengan Trimeresurus albolabris karena kerabatan mereka yang dekat.
Status konservasi dan ancaman : Trimeresurus insularis tidak memiliki masalah konservasi di Indonesia. Ular ini sering dibunuh oleh warga di Flores karena potensi bahaya. Kadang-kadang ular ini juga ditemukan di perdagangan hewan.
Distribusi : Adonara, Alor, Bali, Flores, Komodo, Lombok, Padar, Rinca, Romang, Roti, Sumba, Sumbawa, Timor, Wetar, Java), Timor-Leste
Ular ini menghuni hutan pada ketinggian hingga 880m dpl. Aktif pada malam hari, terutama ditemukan di pohon hingga ketinggian 15m di atas tanah. Memangsa pada kodok, tikus, cicak dan kadal.
Tubuh bagian atas ular ini biasanya hijau terang, kadang-kadang zaitun atau biru, dengan belang-belang gelap. Buntut berujung warna merah. Bagian bawah badan hijau-kekuningan, putih-kehijauan atau biru muda. Mata berwarna coklat atau merah. Ular ini melahirkan 11 - 17 individu muda, berukuran 14 - 19cm.