Tuesday, 04 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Cewek Cantik Jago Silat di JAMBRET. Ini akibatnya ?

Cewek Cantik Jago Silat di JAMBRET. Ini akibatnya ?У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Tau tidak dengan gadis yang menjadi korban penjabretan di Jalan Raya Sragi – Siwalan pada Rabu (21/8) malam? Ya, namanya Reza Audiyanti (19). Ternyata gadis warga Dukuh Bulak Tunggak, Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi ini jago silat. Karena kelihaiannya bela diri, ia berani melawan sang jambret sehingga bisa dibekuk.  Home Radar Kajen Gadis Korban Jambret Ternyata Jago Silat RADAR KAJEN Gadis Korban Jambret Ternyata Jago Silat written by Admin 2August 24, 2019 **Pelaku Ditendang Jatuh Tersungkur KAJEN – Tau tidak dengan gadis yang menjadi korban penjabretan di Jalan Raya Sragi – Siwalan pada Rabu (21/8) malam? Ya, namanya Reza Audiyanti (19). Ternyata gadis warga Dukuh Bulak Tunggak, Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi ini jago silat. Karena kelihaiannya bela diri, ia berani melawan sang jambret sehingga bisa dibekuk. Korban penjambretan, Reza Audiyanti ternyata ahli silat. Sekadar untuk diketahui, Reza menjadi korban penjambretan pada Rabu (21/8) malam di sekitar SMPN 1 Sragi. Saat itu ponselnya dirampas bandit jalanan bernama Afiyantoro (28), warga Jalan Selat Karimata, Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan. Karena tak terima, Reza mengejar pelaku dengan motornya. Dia kemudian sukses memepet motor pelaku dan menendangnya hingga Afiyantoro jatuh berguling-berguling dari kendaraan. Awalnya Reza hendak pergi ke rumah saudaranya di Dukuh Gentongwungu, Kelurahan/Kecamatan Sragi. Saat itu jarum jam menunjukkan pukul 21.30. Korban tengah berhenti menelepon saudara yang dituju ketika Afiyantoro merebut hapenya secara paksa. “Jadi di depan SMPN 1 Sragi saya menghubungi saudara. Tiba-tiba pelaku mengambil handphone saya. Handphone saya berhasil dirampas oleh dia. Saya teriak jambret tidak ada warga yang mendengar. Tanpa pikir panjang saya langsung mengejar sambil berteriak-teriak jambret sepanjang jalan,” kata Reza. Pelaku langsung tancap gas setelah mengambil hape sehingga Reza tertinggal jauh. Namun, Reza yang geram hapenya diambil tak melempar handuk putih. Dia juga tancap gas berusaha menguber Afiyantoro yang akhirnya terkejar. “Saya kejar pelaku dengan kecepatan hampir 100 (km/jam). Waktu berjejeran, saya tendang bodi motor dia bagian depan. Ternyata kendaraan pelaku belum terjatuh. Pelaku juga menendang kendaraan saya tapi tidak kena,” imbuhnya. Reza kembali melancarkan tendangan. Kali ini hantaman kakinya tepat mengenai bagian tengah kendaraan korban yang langsung terjatuh. Di sekitar lokasi pelaku jatuh itu, sekawanan anak muda sedang duduk kongkow. “Langsung saya bilang kalau yang jatuh itu jambret yang merampas hape saya. Akhirnya pelaku dihakimi massa,” ungkap dia. Reza mengungkapkan pengejarannya itu spontan saja. Dia tidak sampai berpikir kalau pelaku melawan akan terjadi perkelahian yang bisa menyebabkan kekalahannya. Di pikirannya saat itu hanya bagaimana cara berhasil mendapatkan ponselnya kembali. “Hape itu saya beli hasil keringat sendiri. Saya baru diterima kerja di pabrik yang ada di Sragi. Gaji pertama sebagai pengingat saya belikan hape,” ujarnya. Sempat tebersit perasaan takut saat kendaraan mereka berpepetan Namun, dia bertekad menjatuhkan pelaku dari motor agar hapenya bisa diambil lagi. “Dulu sewaktu SD dan SMP saya ikut pencak silat di sekolah. Mungkin berkat latihan tersebut, saya berani melawan. Saya juga berpesan kepada wanita-wanita apabila dijambret jangan diam saja. Selagi bisa kita melawan, kalau tidak bisa langsung meminta pertolongan orang lain,” imbuhnya. Sebelumnya, aksi koboy dilakukan Afiyanto (28) warga Jalan Selat Karimata, Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, di Jalan Raya Wonosari, Siwalan, Kamis (22/8). Pasalnya ia nekad menjambret sebuah HP milik Reza Audiyanti (19), namun apes belum sempat menikmati hasil perbuatan pelaku dapat digagalkan warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi jambret yang yang dilakukan oleh pelaku sendiri terjadi pada Rabu (21/9)pukul 21.30 wib di jalan raya Wonosari-Sragi. Semula, saat itu korban Reza Audiyanti (19) warga Dukuh Bulak Tunggak, Kecamatan Sragi bermaksud pergi ke rumah saudaranya di Dukuh Gentong Wungu, Kelurahan Sragi. Namun saat melaju dari arah jalan raya Sragi menuju ke arah jalan raya Wonosari dan korban hendak belok ke kanan. Tba-tiba dari arah belakang datang pelaku dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat Nopol G-2086-ABB warna merah.
Мой аккаунт