Pada vlog kali ini saya akan bercerita tentang sejarah singkat berdirinya DWDW Raphapa
Semua bermula dari vlog abal2 saya bersama amal, 2 orang pesepeda newbie yang waktu itu melakukan perjalanan menuju pakem.
iseng saya upload vlog tersebut ke youtube, ternyata ada penontonnya juga..takjub sekali saya ketika ada orang tak saya kenal memberi komentar dan subscribe channel saya
Tiap minggu saya jadi rajin mendokumentasikan vlog sepeda saya bersama amal. Dari situ saya mulai kenal mas dony saat pinjam bend rv dagangannya untuk direview. Setelah itu saya kenal mas Hery saat kami masih sama2 pakai entiat
Suatu hari saya mengikuti event gratisan, waktu itu dapat kami mendapat kaos gratis dan snack gratis yang diadakan oleh dinas pariwisata yogyakarta dalam rangka memberi dukungan atlet seagames. Di event itulah saya bertemu pak pembina dan mas kobo untuk pertama kalinya.
Tak disangka mas kobo yang waktu itu yang sudah level pembalap nge WA saya ngajak gobar ke kaliurang. Maka terjadilah gobar perdana DWDW Raphapa yang diikuti oleh amal, mas dony, mas iwan, mas kobo dan mas teddy. Waktu itu nama grupnya Gobar Soto Surgawi haha..
Minggu berikutnya kami gobar ke gunung api purba nglanggeran, disini saya bertemu bang hohok dan mengajak mas zudha untuk bergabung.
Gobar2 berikutnya saya dipertemukan dengan mas bagus saat gobar ke makam imogiri, saat ini mas bagus sudah jadi direktur bank Sleman. Lalu mas gilang dan mas udin mulai bergabung di gobar geblek pari nanggulan.
setelah itu karena banyaknya subscriber yang pengen gabung maka kami buat acara gobarnya diumumkan di IG. gobar umum pertama menuju pantai samas, mas pandu untuk pertama kalinya bergabung dan merasa ketagihan.
Grup strava dibuat oleh mas iwan dengan nama DWDW Raphapha SKRTTRCC..nama guyonan yang merupakan singkatan dari DWDW Raphapha SKRTTRCC. Dinamai itu karena masing2 anggota di hari non weekend biasanya gowes sendiri2 menempa diri supaya gak kewer.
gobar2 berikutnya bertambah seru..pembalap2 baru berdatangan seperti mas arif, steven , mas feri dan terus berlanjut hingga ada peserta dari luar kota juga seperti pak mundi dan mas alvin
DWDW Raphapa semakin booming dengan adanya seragam berwarna merah marun, awalnya seragam hanya untuk kalangan terbatas namun karena banyaknya peminat maka seragam kami buka untuk umum juga..mengejutkan peminatnya banyak sekali, tercatat hingga saat ini tersebar 200 jersey dipenjuru tanah air.
Tak terasa DWDW Raphapa baru berumur 1 tahun tapi pengaruhnya di dunia hobi olahraga sepeda nasional cukup besar. Banyak goweser2 newbie tercipta setelah menonton Gobar kami di channel youtube saya dan mas dony.
Terimakasih untuk semua yang telah berpartisipasi dalam setiap acara Gobar DWDW Raphapa. Semoga kedepan kami bisa lebih menebar inspirasi kebaikan di dunia sepeda indonesia..