Friday, 21 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Firasat dan Cerita Gus Sholah Dua Hari Sebelum Meninggal Dunia

Firasat dan Cerita Gus Sholah Dua Hari Sebelum Meninggal DuniaУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Anak Hingga Sahabat Cerita Tanda-tanda Gus Sholah Sebelum Wafat Jombang: KH Salahudin Wahid atau Gus Solah meninggal di usia 77 tahun, pada Minggu, 2 Februari 2020. Keluarga hingga sahabat mengungkap isyaroh atau tanda-tanda sebelum Gus Sholah wafat. Salah satunya disampaikan Irfan Wahid, anak Gus Solah, yang menceritakan ayahnya kerap bermimpi bertemu Ibundanya Nyai Hj Sholehah Wahid, dan juga kakaknya, Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. "Beberapa hari sebelum meninggal, ayah bilang, 'Kok saya ketemu sama ibu saya ya. Terus antara mimpi atau enggak, saya ngelihat ada Gus Dur di situ juga, saya juga melihat ada kerabat-kerabat yang sudah meninggal di situ'," kata Gus Ipang, sapaan akrabnya, menirukan cerita ayahnya sebelum meninggal, di sela pemakaman Gus Sholah di Pondok Tebuireng, Jombang, Senin, 3 Februari 2020. Tanda-tanda lainnya, kata Gus Ipang, Gus Sholah bermimpi ditemui banyak orang, dimana mereka mengucapkan selamat pada Gus Sholah. Gus Ipang pun heran. Namun mengaku merasakan firasat tidak bagus ketika mendengar cerita ayahnya itu. "Yang kita rasakan adalah seperti lazimnya orang-orang yang mau meninggal. Jadi entah dalam mimpi, dalam bayangan beliau itu adalah isyarohnya," kata Gus Ipang. Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, juga mengaku ada tanda-tanda sebelum Gus Sholah meninggal. Di antaranya, Gus Solah pernah bercerita terkait suksesi Pondok Pesantren Tebuireng kedepan. Hal itu diceritakan Gus Sholah ketika menghadiri acara di kediaman Gus Ali di Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, sekitar dua bulan lalu yakni Desember. Gus Mus mengaku tidak mengira bahwa apa yang dikatakan Gus Sholah itu isyaroh akan meninggal dunia. "Saya waktu itu tidak sadar, kenapa kok bisa suksesi. Beliau mengatakan ada tokoh yang akan diserahin untuk melanjutkan (Pondok Tebuireng, red)," kata Gus Mus. Gus Mus tidak merinci siapa sosok yang dimaksud Gus Sholah. Gus Mus mengaku lupa, namun demikian ia menilai Gus Sholah adalah pengasuh Bangsa Indonesia tidak hanya di Tebuireng. Apa yang dikatakan Gus Sholah, kata Gus Mus, pertanda Gus Sholah akan wafat. Ia pun baru menyadari ketika Gus Sholah dinyatakan meninggal di RS Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB, Minggu, 2 Februari 2020. "Wallahu A'lam Bhisawab, kita tahunya kan kapundut (meninggal, red), belum kapundut ya tidak tahu apa-apa," pungkas Gus Mus. #GusSholahMeninggal #GusSholah #Wasiat #GusSholah
Мой аккаунт