Thursday, 17 September, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Ditangkap Polisi Karena Cabuli Belasan Anak Laki-laki

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Ditangkap Polisi Karena Cabuli Belasan Anak Laki-lakiУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Seorang bujang lapuk berusia 41 tahun tak segan menjadikan anak laki-laki di Tulungagung sebagai sasaran memenuhi nafsunya. Dia diduga telah setubuhi anak laki-laki berjumlah sebelas orang. Diungkap penyidik Polda Jatim, ternyata, pedofil ini merupakan ketua Ikatan Gay Tulungagung atau disingkat (IGAY@TA). Bujang lapuk bernama M Hasan (41) alias Mami Hasan ini terlihat tertunduk lesu saat kasusnya diungkap ke publik oleh Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (20/1/2020). Catatan penyidik, terungkap bahwa Hasan telah menyetubuhi sedikitnya 11 anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar. Sebelas anak yang menjadi korbannya itu berjenis kelamin laki-laki dengan kisaran usia 17-18 tahun. Aksi tak senonohnya itu dilakukan Hasan secara berjenjang selama kurun waktu setahun sejak 2019 awal. Menurut Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie, modus pelaku dalam membujuk calon korbannya terbilang sederhana. Bujang lapuk itu cukup memberi iming-iming uang sekitar Rp 150 - Rp 250 ribu agar meluluhkan hati, calon korbannya. Saat korban terbuai dengan rayuan Hasan, pelaku lantas merudapaksa korbannya. "Pelaku ini adalah dia membujuk anak-anak ini. Kebetulan dia ini yang mengelola kedai kopi," katanya di Halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Senin (20/1/2020). Setelah dilakukan pemeriksaan, ungkap Andreas, pelaku merupakan ketua dari sebuah komunitas Gay di Kabupaten Tulungagung, yang mengatasnamakan sebagai Ikatan Gay Tulungagung (IGAY@TA). Aksi tak senonohnya itu kerap dilakukan Hasan di dalam rumahnya, beralamat di Kelurahan Sembung, RT 02, RW 04, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Menurut Kanit III Asusila Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Jenny Al Jauza, perbuatan 'mantap mantap' pelaku pada korban dilakukan di dua area di dalam rumah. "Kadang ya dilakukan di dalam kamar, kadang ruang tamu. Fotonya kan ada," ujar Jenny pada awakmedia. Sementara itu, Hasan yang wajahnya ditutup Kerpus, penutup wajah, mengaku perbuatannya itu baru setahun belakangan. "Cuma satu tahun ini, menuju 2019," tukasnya. Ia tak menampik saat penyidik mengulas modus operandi yang dilakukannya terhadap para korban. Tak jarang, para korban kerap mendatangi Hasan terlebih dulu dengan alasan membutuhkan uang. Lalu Hasan memberikan sejumlah uang yang diminta korbannya, namun dengan imbalan, mereka harus mau 'melayani' Hasan tatkala nafsunya tak lagi dapat ditahan. "Mereka datang ke saya butuh uang, terus main mau, kemudian masuk kamar terus dia telanjang," pungkas Hasan. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua Ikatan Gay Tulungagung Ditangkap Polisi Karena Cabuli Belasan Anak Laki-laki, https://www.tribunnews.com/regional/2020/01/21/ketua-ikatan-gay-tulungagung-ditangkap-polisi-karena-cabuli-belasan-anak-laki-laki?page=all. Editor: Hasanudin Aco
Мой аккаунт