Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Yuliani
TRIBUN-VIDEO.COM, PALEMBANG - Ada yang menarik dalam momen 17 Agustus tahun ini.
Pada regu paduan suara yang terpilih tampil di Griya Agung nanti, terdapat pasangan siswa kembar 3 yang kompak ikut dalam barisan paduan suara tersebut.
Bukan hanya satu, melainkan ad adua pasang siswa kembar tiga.
Saat Sripoku.com menghampiri keenam siswa tersebut, mereka terlihat malu-malu ketika hendak diwawancara.
Meskipun seharian berlatih paduan suara di tengah lapangan dengan cuaca terik, namun hingga sore keenamnya tetap bersemangat dan selalu riang bercanda membaur dengan beberapa siswa dari sekolah lainnya.
Uniknya keenam siswa kembar ini sama-sama berasal dari SMKN 6 Palembang dan semuanya juga kompak terpilih mewakili sekolahnya untuk menyanyikan lagu kebangsaan pada HUT RI ke-72 nanti.
Hanya saja kembar enam ini tidak sama orangtua, tiga kembar cowok bersaudara yakni Syeh M. Rahmat Hidayatullah, Syeh M. Rizki Hidayatullah, dan Syeh M. Ridho Hidayatullah.
Mereka juga kompak mengambil jurusan Perhotelan dan saat ini duduk di bangku kelas X.
Sementara tiga lagi kembar cewek adalah Amalia Putri Wulandari, Amalia Bunga Pratiwi dan Amalia Melati Suci.
Saat ditanya apakah hobi ketiganya sama, tiga bersaudara cowok yang sama-sama punya nama depan Syeh ini mengaku suka futsal.
Bahkan dari dulu hingga sekarang kegiatan mereka selalu bersama dan jarang terpisah.
"Termasuk ikut paduan suara ini juga, bisa terpilih semua," ujar si sulung Rahmat.
Mereka pun dengan tekun belajar menyanyikan lagu kebangsaan dan beberapa lagu lainnya untuk tampil di Griya Agung nanti dalam upacara HUT RI.
Tentu saja menjadi bagian dari Paduan Suara inti merupakan pengalaman pertama mereka.
"Menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami bisa mewakili sekolah ikut dalam barisan inti paduan suara ini.
Apalagi kami bertiga diberi kesempatan ikut semua
Tentu kami akan bersungguh-sungguh," ujar si bungsu Ridho.
Jika tiga bersaudara cowok memiliki hobi yang sama, berbeda dengan tiga kembar cewek bersaudara pasangan Buntoyo dan Liga Laili.
"Kami memang selalu kemana-mana bertiga kak.
Bahkan sekarang pun masih tidur bersama meskipun sudah besar.
Karena kami selalu bertiga, tidak pernah berpisah," ujar Putri.
Mengikuti paduan suara, ketiganya ditunjuk oleh sekolah untuk ikut dalam kegiatan yang akan digelar di Griya Agung Palembang 17 Agustus mendatang dalam HUT RI ke 72 tahun.
Ketiganya merasa senang dapat kumpul bersama dari sekolah lain di dalam satu lapangan.
Hanya saja ketiganya mengaku kesulitan pada saat mengeluarkan suara.
"Rasanya bangga karena ada pengalaman baru.
Apalagi kebersamaan kita sangat kuat," timpal Bunga.
Putri, Bunga dan Melati merupakan siswa SMK N 6 Palembang yang lahir pada 13 Maret 2001 lalu.
Ketiganya sama-sama duduk di kelas II namun beda ruang kelas.
Meski kembar ketiganya memiliki hobi yang berbeda, satu hobi menari dan dua lainnya suka olahraga bola Voli.
"Kalau berangkat sekolah sama-sama, kadang diantar kadang pakai motor sendiri," tambah Bunga.
Ketiganya pun mengakui jika guru di sekolah seringkali salah memanggil nama masing-masing dan sangat sering tertukar.
Oleh sebab itu dengan dipisahnya ruang kelas dapat membantu guru untuk membedakan mana Putri, Bunga dan Melati.(*)