У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Vom 15.4.-20.4.2011 kamen 30 Jugendliche der indonesischen Partnerschulen zu einem Camp unter Leitung der bekanntesten deutschen Manga-Zeichnerinnen Inga Steinmetz und Natalie Wormsbecher zusammen, um unter Anleitung die eigene Zeichentechnik zu verbessern und in Kleingruppen eigene Mangas herzustellen und zweisprachig (deutsch-indonesisch) zu gestalten.
Lehrkräfte des Goethe-Instituts Jakarta hielten sachbezogenen Deutschunterricht. Die Jugendlichen schliefen in den Klassenräumen der Schule und erhielten neben dem Manga-Workshop und dem Deutschunterricht ein breites Freizeit- und Sportangebot.
Das Manga-Camp fand im Rahmen der Initiative „Schulen: Partner der Zukunft" statt und diente neben der Verbesserung der Deutschkenntnisse auch der weiteren Vernetzung der Schülerinnen und Schüler der indonesischen Partnerschulen.
Dari tanggal 15 sampai 20 April 2011, 30 remaja dari Sekolah Mitra Indonesia mengikuti Perkemahan Remaja dibawah bimbingan komikus/penggambar manga paling terkenal Jerman yang yaitu Inga Steinmetz dan Natalie Wormsbecher, disana mereka meningkatkan teknik mengambar dan akan memproduksi sebuah cerita manga dalam 2 bahasa (Bahasa Jerman & Indonesia).
Tenaga pengajar Goethe-Institut Jakarta mengajarkan Bahasa Jerman yang sesuai dengan tema cerita. Para remaja tersebut menginap di sekolah dan mengikuti workshop Manga dan pelajaran Bahasa Jerman, selain itu juga peserta terlibat dalam banyak kegiatan lainnya dan olah raga.
Perkemahan Remaja bertema Manga (Manga-Camp) ini adalah bagian dari Proyek „Sekolah: Mitra menuju Masa Depan" dan terselenggara untuk meningkatkan pengetahuan Bahasa Jerman dan memperluas jaringan siswa dan siswi sekolah mitra Indonesia.