Sunday, 21 June, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Ziarah Gentur - cianjur

Ziarah Gentur - cianjurУ вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Riwayat Hidup Ringkas Mama eyang Cijerah NASABNYA : K.H. Muhammad Syafi`i ( Mama Eyang Cijerah ) bin K.H.Muhammad Amin ( Mama Eyang Pasantren ) bin Ta`zimuddin bin Zainal A`rif ( Eyang Agung Mahmud ) bin Asmaddin bin Shommaddin bin Eyang Dalem Bojong bin Syekh Abdul Muhyi Safarwadi Pamijahan Tasikmalaya Rhm. Binti Ratu Galuh ---- dan dari ibunya ratu galuh bersambung nasabnya ke Baginda Rasulallah Saw. PARA GURUNYA : 1. Ayahnya sendiri yakni Mama Eyang Pesantren ( K.H.Muhammad Amin ) 2. Ayahnya Mama Aang Nuh Yakni Mama Ahmad Syatiby bin Sa`id Gentur Warung Kondang 3. Mama Sempur Tubagus Ahmad Bakri bin Tubagus Ahmad Sida Purwakarta 4. Dan Ulama Lainnya yang belum diketahui. PARA MURIDNYA: 1. Mama Aang Enuh ( K.H. Abdul Haqq Nuh bin Mama Ahmad Syatiby bin Sa`id ) Gentur 2. Mama Sindangsari ( Murid kesayangan Mama Cijerah dan sahabat dekat mama Aang Nuh ) yakni ( Al-Marhum K.H.Muhammad Thaha bin K.H.Muhammad shawi ) 3. K.H. Ahmad Thaha bin K.H.Hasan Mustawi Bojong Mahmud 4. Mama Karawang ( Al-Marhum K.H. Obay Hasan Bashry ) karawang 5. Ir. Soekarno Hatta yakni Presiden Republik Indonesia pertama 6. Mama Cibuntu ( Al-Marhum K.H. Bahrum ) Ponpes Miftahul Jawamie Al-Lathifiyyah Jl.Soekarna hatta Gang Aki Padma 7. Mama Cikungkurak ( Al-Marhum K.H.Salim ) Cikungkurak 8. Mama Singaparna ( Almarhum Agan Aon K.H.Syujai ) Singaparna - Tasikmalaya 9. Mama Cibuntu ( Al-Marhum K.H. Tafsir ) Cibuntu Bandung 10. Mama Cangkorah ( Al-marhum K.H. Siradj ) Cangkorah Batujajar Ponpes Al-Bidayah 11. Mama Gelar ( Al-Marhum K.H.Abdush Shomad ) Gelar cianjur 12. Mama babakan tifar ( Al-marhum K.H.Abdullah Mahfuzh ) Ponpes Babakan Tifar sukabumi 13. Mama Nakhrowi tanah baru bogor 14. Mama Burbalinggo -- ponpes burbalinggo jawa timur 15. Dan yang lainnya yang belum diketahui. SEBAGIAN KARAMAH NYA : bersumber dari Kang H.Muhammad Aby Sufyan , Katanya :" Guru kami yakni K.H.Muhammad Thaha ( Mama Sindang sari ) bin K.H. Muhammad Shawi ( Mama Ujung berung ) telah berkata :" sehari sebelum belanda mau mengadakan penyerangan ke pesantren Mama Eyang Cijerah, mama eyang cijerah sudah mengetahui dengan bathinnya ( firasahnya ) bahwa akan adanya penyerangan belanda ke pesantrennya , dan benarlah Firosahnya itu, yakni pada hari esoknya, pada waktu pengajian maka berdatanganlah tentara belanda menyerang pesantren Mama Eyang Cijerah, Mama Eyang Cijerahpun berkata kepada Murid-muridnya :" Diamlah....! ada tentara belanda ! maka murid -- muridnya pun berdiam diri......setelah itu masuklah tentara belanda mengobrak- abrik pesantren mama eyang cijerah akan tetapi tidak ada seorang manusia pun di dalam pesantrennya itu, yang ada dan yang dilihat tentara belanda pada waktu itu hanyalah kera -- kera, maka tentara belandapun pulang kembali.... dan bersumber dari Kang H.Muhammad Aby Sufyan pula, Katanya :" Guru kami yakni K.H.Muhammad Thaha ( Mama Sindang sari ) bin K.H. Muhammad Shawi ( Mama Ujung berung ) telah berkata :" suatu hari masuklah seekor kerbau kedalam embeul ( yakni tanah basah yang kental yang suka menyerap perkara apa saja kedalamnya sehingga dengan pelantara itu embeul dapat menimbulkan kematian ), maka datanglah mama eyang cijerah menghampiri seekor kerbau tersebut dan mengangkat itu kerbau dengan tongkat ( A`sho ) nya, maka seketika itu kerbau yang berada di dalam embeul tersebut terbang keatas dan selamat dengan izin Allah Swt. dan bersumber dari Kang H.Muhammad Aby Sufyan juga, Katanya :" Guru kami yakni K.H.Muhammad Thaha ( Mama Sindang sari ) bin K.H. Muhammad Shawi ( Mama Ujung berung ) telah berkata :" pada waktu itu K.H.Muhammad Thaha ( Mama Sindang sari ) diajak silarurahmi oleh mama eyang cijerah ke suatu tempat, maka berangkatlah dengan menaiki andong ( delman ) kemudian ditengah jalan mama eyang cijerah menyuruh kusir andong untuk melewati tempat begal ( perampok ) yang terkenal oleh orang-orang pada zaman itu, maka kusir andongpun berkata :" mama eyang, saya tidak berani melewati jalan itu karena jalan itu banyak perampoknya, maka mama eyang cijerah pun menjawab : Biarlah, paling juga pingin seikat pisang. Maka kusir andong tersebut terpaksa mengikuti keinginan mama eyang cijerah, setelah sampai jalan tersebut, maka benarlah apa yang dikatakan kusir andong tersebut, ditengah jalan andong tersebut dihalangi oleh perampok-perampok dan perampok tersebut menyuruh menurunkan semua barang bawaan...maka mama eyang cijerahpun berkata kepada muridnya yakni
Теги: Ziyarat

Мой аккаунт