Amerika Membawa Kabar Baik, Rupiah Malah Keok Kena Petaka?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Rupiah hari ini (11/10) menyentuh level Rp 15.300 per USD dan menjadi posisi terlemah dalam satu tahun terakhir. Angka ini bahkan jauh dibawah asumsi makro yang memprediksi rupiah akan berada di angka Rp 14.800 per USD.
Muhammad Ikhsan selaku Head of Global Market Department BRI Treasury mengatakan membaiknya data ketenagakerjaan di Amerika Serikat mejadi salah satu alasan munculnya petaka bagi kekuatan rupiah. Ada apa sebenarnya dengan rupiah?
Selengkapnya simak dialog Muhammad Gibran bersama Muhammad Ikhsan selaku Head of Global Market Department BRI Treasury serta Sutrisno Iwanto selaku Ketua Kebijakan Publik APINDO dalam program Closing Bell, CNBC Indonesia, Selasa (11/10/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT