Era Bunga Acuan Tinggi, Manajer Investasi Incar SBN Jangka Pendek
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
CIO Avrist Asset Management, Fadlul Imansyah menilai volatilitas SBN pascakenaikan suku bunga acuan BI masih sangat wajar. Dimana terjadi kenaikan yiled SBN sebagai antisipasi pasar terhadap dampak kebijakan moneter bank sentral.
Namun porsi kepemilikan asing di SBN yang hanya dikisaran 15% sehingga koreksi SBN masih wajar dan volatilitasnya terjaga. Saat ini MI melihat SBN durasi jangka pendek lebih dipilih investor menghadapi gejolak pasar.
Seperti apa MI melihat potensi investasi di SBN di era kenaikan suku bunga acuan bank sentral? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Chief Investment Officer PT Avrist Asset Management, Fadlul Imansyah dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 24/08/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT