Monday, 10 August, 2026г.
russian english deutsch french spanish portuguese czech greek georgian chinese japanese korean indonesian turkish thai uzbek

пример: покупка автомобиля в Запорожье

 

Hadapi Efek Pelemahan Rupiah, Daya Tahan Perbankan Masih Kuat?

Hadapi Efek Pelemahan Rupiah, Daya Tahan Perbankan Masih Kuat?У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Bank Indonesia berharap perbankan dapat menahan kenaikan bunga kredit di tengah tekanan inflasi dan ancaman resesi mengingat likuiditas perbankan dinilai masih aman. Ekonom INDEF, Aviliani menilai kenaikan suku bunga kredit bank sangat tergantung dari kemampuan bank dalam mendapatkan dana murah dan menjaga likuiditas, dimana saat ini perbankan mulai menaikkan suku bunga untuk menjaga DPK. Selain itu pelemahan Rupiah yang dapat mendorong kenaikan suku bunga akan mendorong perbankan mengerek bunga kredit. Lalu seperti apa daya tahan perbankan di era suku bunga tinggi dan pelemahan Rupiah? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Ekonom INDEF, Aviliani dan Senior Economist Samuel Sekuritas, Fikri C. Permana dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 20/10/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Мой аккаунт