Likuiditas Masih Longgar, Kenaikan GWM Tak Ganggu Kredit Bank?
У вашего броузера проблема в совместимости с HTML5
Bank Indonesia memastikan langkah pengurangan likuiditas perbankan melalui aturan kenaikan GWM seacra bertahan menjadi 9% pada September 2022.
Ekonom Samuel Sekuritas, Fikri C Permana menyebutkan kenaikan GWM ini akan meneken likuiditas perbankan dan kemampuan bank menyalurkan kredit bisa turun Rp 110-120 triliun. Namun pertumbuhan DPK yang masih tinggi maka penyaluran kredit bank diperkirakan tidak akan terganggu.
Seperti apa ekonom melihat dampak kenaiakn GWM Bank? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Senior Economist Samuel Sekuritas Indonesia, Fikri C Permana dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Rabu, 25/05/2022). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT