Rupiah bergerak melemah di perdagangan sesi I, Senin (03/07) dan tekoreksi 0,29% ke posisi Rp 15.034/USD.
Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto menyebutkan gejolak global masih menjadi tantangan Bank Indonesia menjaga stabilitas Rupiah meski bank sentral masih memiliki cadangan devisa yang cukup kuat. Selain itu kondisi inflasi yang semakin melandai bisa menjadi modal BI untuk memangkas suku bunga dan mendorong perekonomian.
Disisi lain, pelaku usaha disebut Wakil Ketua Komite Tetap Kebijakan Fiskal & Publik Kadin Indonesia, Anggana Bunawan berharap akses permodalan bagi dunia usaha semakin kuat di era suku bunga tinggi.
Seperti apa ekonom dan pelaku usaha melihat arah kebijakan suku bunga BI? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Wakil Ketua Komite Tetap Kebijakan Fiskal & Publik Kadin Indonesia, Anggana Bunawan dan Wakil Direktur INDEF, Eko Listiyanto dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 03/07/2023)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT