Berita lainnya:
Kurangi Batu Bara, 9 Juta Ton Biomassa Akan Dicampur di PLTU
Link: https://bit.ly/3vZNZhD
Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa menilai langkah pemerintah untuk melanjutkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau waste-to-energy di 12 kota merupakan langkah positif karena bisa menghasilkan 234 MW yang berasal dari 5,8 juta ton sampah per tahun.
Namun demikian, persoalan daya tampung Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang terbatas juga menjadi persoalan lain dari proyek ini, shingga efektivitas PLTSa untuk mengolah sampah hingga harga masih menjadi pertanyaan. Selain itu tingginya harga investasi hingg keekonomian harga tarif listrik PLTSa yang harus diserap PLN juga jadi persoalan yang harus dituntaskan.
Selengkapnya saksikan dialog Erwin Surya Brata dengan Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 10/05/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT