Berita lainnya:
Dukung EBT, PLN Siap Jadi Pembeli Listrik Hasil Olahan Sampah
Link: https://bit.ly/3bhOmMi
Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa menilai bahwa biaya investasi teknologi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang tinggi menjadi hal yang disorot KPK terkait potensi pemborosan uang negara dari proyek listrik sampah.
Dimana sejumlah daerah masih terkendala anggaran, selain itu harga beli listrik sampah dari PLN sebesar US$ 13,35 sen per kWh masih dinilai terlalu mahal dibandingkan listrik dari pembangkit lainnya juga menjadi sorotan.
Seperti apa IESR melihat polemic di pengelolaan sampah menajdi sumber energy listrik? Selengkapnya saksikan dialog Erwin Surya Brata dengan Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 10/05/2021). Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT